3 Rekomendasi Wisata Waduk di Soloraya

Posted on

Waduk adalah kolam besar tempat penyimpanan air sediaan untuk berbagai kehidupan Fungsi waduk secara prinsip ialah menampung air saat debit tinggi untuk di gunakan saat debit rendah Seperti kontruksi sipil lainnya, persoalan waduk menyangkut aspek perencanaanoperasi, pemeliharaan.

Waduk Berfungsi Sebagai pengairan sawah, Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Sebagai objek wisata, Sebagai tempat budidaya Perikanan, Sebagai pengendalian Banjir. Dari beberapa fungsi yang saya sebutkan diatas layaklah kalau wilayah soloraya terdapat beberapa waduk. Paling tidak untuk pengairan sawah, karena di sebagian wilayah soloraya masih banyak lahan yang digunakan untuk bertani. Tapi yang ingin saya sampaikan disina adalah waduh sebagai objek wisata, sehingga anda yang sudah jenuh dengan rutinitas kerja keseharian bisa sekedar melepas penat dengan memandang pemandangan waduk beraroma desa.

Berikut ini 3 rekomendasi wisata waduk di soloraya yang patut anda kunjungi jika sedang berkunjung ke Solo.

Waduk Delingan

waduk-delingan-soloWaduk Delingan ini sudah dibangun sejak masa Belanda berada di Indonesia dan hingga saat sudah mendapat beberapa kali renovasi atau perbaikan. Sekarang, waduk Delingan berada dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPu+Pera).

Waduk Delingan berada di Kampung Pojok Delingan, Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar atau berada di jalan raya Karanganyar-Mojogedang KM 5. Waduk Delingan sangat potensial untuk dikembangkan jadi tempat wisata karena sejumlah alasan seperti akses menuju waduk yang mudah serta pemandangan  waduk yang menarik untuk dinikmati wisatawan. Untuk fasilitas umum di waduk delingan sudah ada, hanya saja perlu perawatan.

Waduk Lalung

waduk-lalungWaduk Lalung memiliki fungsi utama sebagai sumber air yang mengairi saluran irigas melalui pintu air yang ada di sisi barat waduk. Saat musim kemarau volume air di waduk Lalung berkurang cukup banyak Sehingga sebagian waduk terutama di sisi timur berubah menjadi lahan pertanian atau ladang.

Waduk lalung ini cukup luas, sehingga jika anda ingin mengelilingi waduk lalung yang mempesona, lebih baik menggunakan sepeda motor. Namun jika anda tidak ingin mengelilingi waduk lalung dari ujung sampai ujung lagi, ada hal yang lebih praktis yaitu anda bisa menikmati pemandangan semua objek waduk dengan naik tangga semen yang senaja dibangun untuk para wisatawan. Jika letih mengelilingi waduk, anda bisa segera menuju ke arah tenggara waduk untuk berisitirahat sambil menikmati makan ataupun sekedar minum untuk melepas dahaga. disana sudah ramai terdapat warung makanan dan minuman.

Waduk Plalar

waduk-plalarWaduk Plalar berada di selatan Dusun Gedongrejo  RT 1 RW 14 Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakramat. Dapat dijangkau dari arah jalan raya Grompol –Jamus pada kilometer 4. Akses menuju waduk Plalar dari jalan raya Solo-Sragen, selepas gapura serta jembatan perbatasan Karanganyar-Sragen.

Sesampai di gapura Kaliwuluh Lor yang berada di sebelah jembatan sungai yang didekatnya ada pintu pengatur air, lalu ambil kearah kanan untuk menuju dusun Jomblang lalu kearah dusun Geoangrejo berakhir di waduk Plalar. Waduk Plalar sejatinya berada di cekungan tanah yang sangat luas. Akses arah turun dari atas atau dari arah Dusun Gondangrejo adalah jalan undak-undakan dan jalan plesteran semen yang dibuat pada tahun 2005 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *