Wajib Kunjungi Wisata Favorit Kampung Batik Kauman

Posted on

Kampung Batik Kauman. Mengunjungi Kota Solo tak lengkap jika tidak mengetahui daftar tempat yang wajib anda kunjungi, dan banyak sekali objek yang sangat menarik untuk anda kunjungi. diantara beberapa objek yang menarik, kami sangat merekomendasikan satu destinasi yang wajib anda kunjungi sebelum anda meninggalkan kota budaya ini. yaitu Kampung Batik Kauman. Tak heran jika ada slogan ” belum Ke solo kalau belum belanja batik asli Solo

kampung batikk kauman

Sejarah Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman adalah warisan asli dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kenapa namanya kampung batik kauman? Nama Kauman diambil dari kata kaum, yaitu diartikan sebagai kampung pejabat. Saat ini Kampung kauman didesain sebagai kampung wisata, padahal dulunya adalah kampung yang dihuni para abdi dalem. ”Abdi dalem keraton yang ditempatkan di kampung ini memang khusus membuat batik-batik untuk keluarga keraton,”. Mereka pun diajari cara membuat selendang, jarik, dan lainnya.

Kampung Batik Kauman mempunyai kaitan erat dengan sejarah perpindahan kraton Kartosuro ke Solo yang kemudian berubah nama menjadi Kasunanan. Kauman merupakan tempat ulama yang terdiri dari beberapa lapisan masyarakat mulai dari penghulu tafsir anom, ketip, modin, suronoto dan kaum. Keberadaan kaum sebagai penduduk mayoritas di kawasan inilah yang menjadi dasar pemilihan nama “kauman”.

Masyarakat kaum (abdi dalem) mendapatkan latihan secara khusus dari kasunanan untuk mebuat batik baik berupa jarik/selendang dan sebagainya. Dengan kata lain, tradisi batik kauman mewarisi secara langsung inspirasi membatik dari Ndalem Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Berdasarkan bekal keahlian yang diberikan tersebut masyarakat kauman dapat menghasilkan karya batik yang langsung berhubungan dengan motif-motif batik yang sering dipakai oleh keluarga kraton.

Kampung Batik Kauman Saat Ini

Industri batik saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, begitu juga di Kampung batik kauman mengalami perkembangan dalam jumlah pembatik maupun produksi nya. Kampung Batik kauman Seni batik nya dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu : batik klasik motif pakem (batik tulis), batik murni cap dan model kombinasi antara tulis dan cap. Batik tulis bermotif pakem yang banyak dipengaruhi oleh seni batik kraton Kasunanan merupakan produk unggulan kampung batik kauman. Produk-produk batik kampung kauman dibuat menggunakan bahan sutra alam dan sutra tenun, katun jenis premisima dan prima, rayon.

Kampung Batik Kauman memiliki 20-30 an home industri dan sudam menjadi langganan dari para pembeli yang sudah terjalin secara turun temurun dan wisatawan mancanegara (Jepang, Eropa, Asia Tenggara dan Amerika Serikat).

Anda ingin melihat proses produksi batik, atau bahkan mau mencoba membuat batik ?? ya tentu saja anda harus mengunjungi kampung ini, apa bisa ?? jelas bisa, inilah yang menjadi Keunikan yang ditawarkan kepada para wisatawan yaitu kemudahan transaksi sambil melihat-lihat rumah produksi tempat berlangsungnya kegiatan membatik. Artinya, pengunjung memiliki kesempatan luas untuk mengetahui secara langsung proses pembuatan batik. Bahkan untuk mencoba sendiri mempraktekkan kegiatan membatik.

Disamping produk batik, kampung batik Kauman juga dilingkupi suasana situs-situs bangunan bersejarah berupa bangunan rumah joglo, limasan, kolonial dan perpaduan arsitektur Jawa dan Kolonial. Bangunan-bangunan tempo dulu yang tetap kokoh menjulang ditengah arsitektur modern pusat perbelanjaan, lembaga keuangan (perbankan dan valas), homestay dan hotel yang banyak terdapat disekitar kampung kauman. Fasilitas-fasilitas pendukung yang ada di sekitar kampung kauman ini jelas menyediakan kemudahan-kemudahan khusus bagi segenap wisatawan yang berkunjung dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan lain di luar batik.

Batik produksi kampung kauman memiliki perbedaan dengan produk batik hasil di Kota solo lainnya misal nya kampung batik laweyan. Kampung Batik Laweyan dan kampung batik lain di Kota Solo memiliki motif-motif berwarna terang, sedangkan Kampung Batik Kauman cenderung berwarna gelap seperti coklat kehitaman dan motif yang dibuatnya pun tergolong modern.

Paguyuban Kampung Batik Kauman

Sejak Februari 2006 dibentuk Paguyuban Kampung Batik Kauman sebagai organisasi yang menaungi para pengusaha batiknya. Sebelum didirikan paguyuban, pengusaha batik yang berada di Kampung Kauman bersifat mandiri dan hanya berjumlah kurang lebih 6 pengusaha. Kini, Paguyuban Batik Kauman telah memiliki anggota pengusaha dan pemilik showroom sekitar kurang lebih 60-an.

Saat ini anggota paguyubannya justru banyak dari warga pendatang. Pembatik asli Kauman sekarang malah sudah berkurang banyak, sehingga paguyuban berusaha mendidik, memperkenalkan batik lagi. Karena lahan Kampung Kauman yang sempit kebanyakan warga pendatang mendirikan workshop-nya di luar kota seperti di Kaliyoso, Karanganyar, Sragen, dan Sukoharjo.

Paguyuban yang berkantor di Jl Cakra No 14 Kauman, Solo ini memiliki tiga showroom bersama untuk warga Kauman yang memproduksi dan berjualan batik. Showroom bersama adalah salah satu visi paguyuban, bahwa dalam rangka menyejahterakan warga itu kita harus menyadarkan warga untuk berusaha baik berjualan maupun memproduksi batik.

Jika anda tertarik untuk melihat proses pembuatan batik, atau mau praktek sendiri atau sekedar ingin berbelanja batik, tidak usah ragu anda bisa menghubungi kami untuk sewa mobil solo dan driver kami yang berpengalaman akan mengantar anda mengetahui semua tentang batik kauman. Atau anda juga bisa naik becak, jika lokasi anda sudah dekat dengan kampung batik kauman.

One thought on “Wajib Kunjungi Wisata Favorit Kampung Batik Kauman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *